ENGINEERINGHEALT SAFETY AND ENVIRONMENT (HSE)Pelatihan K3TRAINING

Training LNG Safety System

Training lNG Safety SystemTraining LNG Safety System adalah program training engineering dari PT Gama Semesta Konsultindo. Training LNG Safety System diselenggarakan di Yogyakarta, Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang dan Bali.

Deskripsi Pelatihan / Training LNG Safety System

Liquefied Natural Gas (LNG) merupakan gas alam atau gas metana yang dicairkan dengan tujuan memudahkan pengangkutan dan penyimpanannya. LNG mengandung sebagian besar gas metan (CH4) dan beberapa komponen gas hidrokarbon yang lain seperti gas etan, gas propan, termasuk beberapa komponen hidrokarbon berat lainnya seperti butan, dan pentan.

Liquefied gasses umumnya diproduksi, disimpan, dan ditransportasikan sebagai pressurized liquids pada temperatur ambien, atau sebagai refrigerant pada tekanan atmosfer. Bila pressurized atau refrigerated, liquefied gas bersifat higly volatile materials dan bocor ke atmosfer, maka menciptakan significant safety hazards. Kecelakaan pada industri LNG bisa saja terjadi jika safety dari operasinya tidak diperhatikan dengan baik dan benar.

April 1983, PT Badak NGL di Bontang, Indonesia mengalami ledakan di Train-B pada alat pendingin utama ketika sedang dalam proses start-up menyebabkan satu orang meninggal dunia dan puluhan mengalami luka-luka berat dan ringan. 19 Januari 2004, Kilang LNG Sonatrach di Skikda, Aljazair : sebuah ledakan terjadi di lokasi penyimpanan pendingin propan dan etan yang bermula dari ketel pembangkit uap (boiler) yang meledak sehingga mengakibatkan ledakan gas hidrokarbon yang besar; kejadian ini mengakibatkan 27 meninggal, 56 luka-luka, tiga train LNG hancur, kecelakaan terjadi.

Pada berbagai situasi, hazards ini mungkin menyebar ke luar batas safety akan membahayakan publik. Tentunya diharapkan kecelakaan-kecelakaan seperti tersebut di atas jangan sampai terjadi lagi di masa mendatang. Oleh karena itu, para pekerja yang berhubungan dengan fasilitas liquefied gas dan sistem transportasi harus betul-betul sadar akan safety of facility yang ada. Perlu adanya pengetahuan terkait safety dari operasi LNG bagi para pelaku industri tersebut, baik dari proses treatment-nya, penyimpanan, hingga transportasi. Pengetahuan akan karakteristik bahaya dari LNG harus dipahami betul oleh para pekerja. Penerapan dan pemahaman safety system yang baik dan benar harus menjadi concern bagi semua pekerja guna mencegah risiko kecelakaan demi keselamatan semua pekerja dan publik.

Training ini mengekplorasi safety system dan berbagai metode untuk peningkatan safety dari fasilitas liquefied gas facility, tanki penyimpanan, dan sistem transportasi. Metode ini termasuk release prevention, release detection dan post-release mitigation.

 

Materi Training LNG Safety System

  1. Introduction
  2. Qualitative vapor-liquid phase behaviour
  3. Properties of hazardous liquids and gases
  4. Vapor clouds hazards
  5. Fire hazards
  6. Hazards control systems
  7. Ignition sources control
  8. Spill prevention
  9. Spill and fire detectors
  10. Spill isolation
  11. Water spray and deluge systems
  12. Liquified gas storage
  13. Dinking and drainage

 

Pelatihan / Training LNG Safety System

Training ini dapat diikuti oleh  karyawan  yang ruang lingkup pekerjaannya berhubungan dengan safety system.

 

Instruktur  Pelatihan / Training LNG Safety System

  • Yuni Kusumastuti, ST,M.Eng,D.Eng
  • Ir. Agus Prasetya,MA.Sc,Ph.D

 

Waktu dan Tempat Pelatihan / Training LNG Safety System

  • 3 (tiga) hari kerja, di Hotel berbintang Yogyakarta, Jakarta,  Surabaya, Bandung, Semarang dan Bali
  • Quota minimum 2 orang peserta
  • Fasilitas : Modul (hard and soft copy), sertifikat, flash disk, training kit, souvenir, lunch/2x coffee break

 

Informasi lengkap tentang Pelatihan / Training LNG Safety System hubungi ibu Risma atau  ibu Kusnuroini  di 0813-9229-0011, 0812-1516-0011,0877-3989-1000.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.